4 Pertanyaan Ini Harus Anda Jawab Sebelum Menikah – Bagian 1

Posted on

Menikah merupakan suatu kebutuhan bagi setiap orang didunia. Hal ini juga merupakan saran untuk menyalurkan fitrah kemanusiaan serta melaksanakan perintah agama. Sejatinya manusia diciptakan berpasang-pasangan agar terjalin keseimbangan hidup dengan melakukan pernikahan sesuai syariat agama maupun menurut hukum negara.

tips sebelum menikah

Berumah tangga seyogyanya untuk selamanya dan bukan untuk sesaat. Menikah itu sendiri bukan hanya untuk mencari kenikmatan dalam kebersamaan saja tetapi juga bertanggung jawab atas nafkah dan pendidikan dalam keluarga. Oleh karena itu hendaknya setiap lelaki maupun perempuan perlu memiliki persiapan yang matang untuk menjalani hidup berumah tangga. Ada 8 pertanyaan yang bisa mengukur tingkat kesiapan anda dalam memasuki ranah rumah tangga. Namun disini kami membaginya menjadi dua bagian. Untuk bagian kedua bisa baca disini.

Silahkan dibaca dengan cermat dan jawab dengan tegas dalam diri anda sendiri. Anda juga bisa mencatatnya di kertas atau buku.

1. Alasan apa aku harus menikah?

Ini merupakan pertanyaan fundamental yang mesti ada di diri kita. Pertanyaan ini akan memberikan visi dan misi dalam menjalani pernikahan. Mengapa menikah?. Cobalah untuk menjawab soal ini dengan lengkap. Tidak perlu terburu-buru, anda bisa memikirkannya dengan matang karena hal ini akan menjadi pondasi anda dalam menjalani rumah tangga kedepannya. Jawaban ini juga akan menjadi sukses atau tidaknya anda dalam berumah tangga. Tulis semua motif yang sesuai dengan pemikiran matang anda.

Menikah merupakan bagian dari syariat agama yang mana aktivitas ini sesuai dengan ajaran sunnah. Ini bukan hanya sebatas untuk menyalurkan keinginan nafsu semata, tetapi ada bagian yang lebih penting dalam membentuk manusia yang bermanfaat dan bermartabat. Menikah juga merupakan sarana untuk membentengi diri dari penyimpangan moral akibat lingkungan yang tidak sehat dan pergaulan bebas.

Anda harus menggambarkan visi pernikahan anda secara lengkap dan jelas. Kemampuan ini akan menjadi tolak ukur proses pernikahan anda. Sebaliknya jika gagal dalam menggambarkannya akan menjadi indikator ketidaksiapan dalam mengelola bahtera rumah tangga.

2. Sudah siapkah aku menikah?

Pertanyaan ini mungkin menjadi pertanyaan yang agak sulit untuk dijawab dengan cepat. Apa faktor yang mendasari anda untuk siap menikah? Coba tulis mengenai faktor kesiapan menikah yang sudah anda miliki di kertas atau buku.

Meskipun anda sudah memiliki motivasi untuk siap menikah lewat tulisan atau pernyataan, namun perlu secara individual dibuktikan untuk melaksanakannya. Ada banyak persiapan yang harus dimiliki mulai dari keispan mental, finansial, spiritual, fisik dan sosial.

Jika anda masih memiliki keraguan dalam diri anda, tentukan dulu secara detail dari sisi apa yang meragukan. Bisa jadi dari keiapan finansial atau yang lain. Segera cari solusinya dan tuntaskan keraguan anda sehingga anda sudah siap dengan langkah yang akan anda tempuh nanti.

3. Diakah jodohku?

Tidak satupun orang didunia ini tahu siapa jodohnya,hanya Tuhan yang tahu. Namun bukan berarti anda pasrah begitu saja.  Anda tetap harus mengejar jodoh anda bukan menunggu tanpa usaha apapun. Anda mungkin bertanya-tanya apakah benar dia jodoh anda? Pertanyaan ini tentu harus dijawab untuk mengetahui seberapa besar keyakinan anda. Bukan seperti kebanyakan orang saat ini dimana baru ketemu di jalan lalu senggol saja sudah jatuh cinta dan langsung menikah tanpa pemikiran yang matang.

Jika anda memang merasa belum yakin, maka mintalah petunjuk pada Allah bahwa si dia pantas atau tidak untuk menjadi jodoh anda. Karena pilihan-Nya merupakan yang terbaik dari siapapun.

4. Kenapa aku pilih dia?

Pertanyaan berikutnya adalah kenapa anda pilih si dia sebagai pasangan anda? Apa yang mendasari anda bahwa dialah satu-satunya yang pantas untuk menjadi pasang hidup anda?. Anda perlu memiliki alasan yang tepat dalam memilih dia sebagai calon istri atau calon suami. Anda tidak boleh terjebak dalam tampilan luar saja tanpa mengetahui kepribadian aslinya. Jika hal ini tidak diperhatikan dengan baik maka akan memberikan dampak negatif bagi anda seumur hidup.

Hal penting yang harus dimengerti bahwa tidak ada manusia yang sempurna di zaman ini. Semuanya memiliki kelemahan masing-masing. Tentu si dia juga punya kekurangan dan kelemahan tersendiri. Maka dari itu anda tidak perlu menuntut kesempurnaan pada calon pasangan hidup anda.

Jika anda sudah menemukan jawaban-jawaban diatas, maka anda akan mengetahui tingkat keyakinan anda dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Tentu jawaban-jawaban tersebut akan menjadi pertanggung jawaban agar nantinya tidak ada saling menyalahkan jika terjadi masalah dengan pilihan pasangan hidup anda.

Demikianlah sepuluh pertanyaan fundamental sebelum anda memutuskan untuk menikah dengan si dia. Semua jawaban anda atas sepuluh pertanyaan di atas menjadi bagian dari upaya mengetahui kekuatan kesiapan anda.

Leave a Reply